Kisah Karomah WaliALLAH Nahdlatul Ulama
KH. RUHIAT, CIPASUNG, TASIKMALAYA
Ditembak Belanda
KH. Ruhiat adalah salah seorang tokoh Islam yang ikut berjuang mengusir
penjajah dari Bangsa Indonesia. Beliau termasuk penggerak perlawanan
rakyat melawan Belanda di daerah Jawa Barat, khususnya di Tasikmalaya.
Pada suatu hari Belanda datang ke pondok pesantren tempat tinggal
beliau. Pada saat itu KH. Ruhiat sedang
mengimami sholat di masjid pondok pesantrennya. Tiba-tiba Belanda yang
sangat membenci para pejuang kemerdekaan melepaskan tembakan kearah KH.
Ruhiat. Allah mentakdirkan bahwa yang terkena oleh tembakan sampai
meninggal dunia adalah santri sedangkan beliau selamat.
Didatangi oleh gerombolan
Peristiwa ini terjadi setelah masa penjajahan. Pada suatu hari
sekelompok orang yang tidak dikenal mendatangi pondok pesantren KH.
Ruhiat. Gerombolan tersebut langsung menuju tempat kediaman beliau. Dari
cara-cara mereka bertamu, jelaslah bahwa gerombolan itu bermaksud tidak
baik. Dengan cara yang tidak sopan mereka memaksa KH. Ruhiat untuk
mengikuti mereka. Saat itu , KH. Ruhiat membaca keadaan dan tidak
menuruti permintaan orang-orang yang tidak dikenal itu. Karena merasa
kesal permintaan mereka tak dituruti , akhirnya para gerombolan itu
masuk menerobod masuk ke kamar KH. Ruhiat . Kemudian mereka
beramai-ramai mengangkat KH. Ruhiat dengan maksud mengambil KH. Ruhiat
secara paksa. Akan tetapi gerombolan itu , meskipun jumlah mereka
banyak, mereka tetap tidak mampu mengangkat tubuh KH. Ruhiat yang sedang
terbaring ditempat tidur. Melihat kejadian luar biasa itu , para
gerombolan memutuskan untuk meninggalkan pondok pesantren KH. Ruhiat.
Mereka tidak berhasil menculik KH. Ruhiat karena ketidak mampuan mereka
mengangkat tubuh beliau.
Mari Kita Hadiahkan Bacaan Surat Al-Fatihah Untuk Beliau.. ALFATIHAH…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar