" Doa Saat Hujan "
Kumpulan Doa - Doa Saat turun hujan, kaum muslimin yang
menyaksikannya berharap agar hujan
tersebut membawa kebaikan dan menjadi
rahmat sebagaimana yang pernah diajarkan
Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Salam. Di
antara doa / dzikir tersebut adalah :
Pertama : Membaca doa :
"Allahumma Shayyiban Naafi'an"
Artinya : Ya Allah, (jadikan hujan ini) hujan
yang membawa manfaat (kebaikan).
Diriwayatkan dari 'Aisyah Radhiallahu 'Anha,
"Adalah Nabi Shalallahu 'Alaihi Wa Salam
apabila melihat hujan beliau berdoa :
ALLAHUMMA SHAYYIBAN NAAFI'AN (Ya Allah,
jadikan hujan ini hujan yang membawa
manfaat kebaikan." (HR. Bukhari).
Kedua : membaca :
"Rahmatun"
Artinya : ini adalah rahmat.
Diriwayatkan dari 'Aisyah Radhiallahu 'Anha,
adalah Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Salam
apabila terjadi angin kencang dan awan
tebal maka beliau sangat khawatir yang
dapat diketahui melalui wajah beliau. Beliau
mondar-mandir. Dan jika turun hujan, maka
beliau terlihat senang dan hilang
kekhwatiran tadi. Lalu 'Aisyah menanyakan
kepada beliau perihal tadi. Maka beliau
menjawab, "Sungguh aku khawatir kalau itu
menjadi adzab yang ditimpakan kepada
umatku." Dan apabila beliau melihat hujan,
beliau bersabda : rahmatun (ini adalah
rahmat). (HR. Muslim).
Imam Nawawi rahimahullah dalam Syarh
Muslim menjelaskan tentang makna hadits
di atas, "Di dalamnya terdapat anjuran
bersiaga dengan mendekatkan diri kepada
Allah dan berlindung kepada-Nya saat
terjadi perubahan kondisi alam dan
munculnya penyebab musibah.
Kekhawatiran beliau Shalallahu 'Alaihi Wa
Salam kalau-kalau di adzab dengan
maksiatnya ahli maksiat. Dan gembiranya
beliau karena hilangnya sebab
kekhawatiran."
Ketiga : Menisbatkan hujan kepada Allah,
bukan kepada selainnya seperti kepada
bintang. Dari Zaid bin Khalid Radhiallahu
'Anhu menceritakan, kami keluar bersama
Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Salam pada
tahun Hudaibiyah, lalu pada suatu malam
kami mendapat hujan.
Maka pada seusai beliau mengimami kami
pada shalat shubuhnya, beliau menghadap
kepada kami, lalu bersabda :
'Tahukah kalian apa yang dikatakan oleh Rabba kalian?' Kami menjawab : 'Allah dan Rasul-
Nya yang lebih tahu.' Kemudian beliau bersabda : "Allah berfirman : di
pagi ini ada di antara hamba-hamba-Ku yang beriman kepada-Ku dan yang
ingkar kepada-Ku.
Adapun orang yang mengatakan, 'kami
diberi hujan karena rahmat Allah, rizki dan
karunia-Nya,' maka ia beriman kepada-Ku
dan kufur terhadap bintang-bintang.
Adapun orang yang mengatakan, 'kami
diberi hujan karena bintang ini dan bintang
itu,' maka ia beriman kepada bintang-
bintang dan kufur kepada-Ku." (HR. Bukhari
dan Muslim, lafaz milik Al-Bukhari).
Keempat : memperbanyak doa saat turun
hujan, karena termasuk waktu yang
mustajab. Nabi Shalallahu 'Alaihi Wa Salam
bersabda : "Carilah pengabulan doa pada
saat bertemunya dua pasukan, pada saat
iqamah shalat, dan saat turun hujan." (HR.
al-Hakim dalam al-Mustadrak : 2/114 dan
dishahihkan olehnya. Lihat Majmu' fatawa :
7/129. Dishahihkan Al-Albani dalam al-
Silsilah al-Shahihah No. 1469 dan Shahih al-
Jami' No. 1026).
Penutup, Islam mengajarkan banyak dzikir
dan doa pada beberapa kondisi. Semua itu
agar hamba Allah selalu ingat dan kembali
kepada-Nya. Menyadari bahwa semua
kebaikan ada di tangan-Nya. Sehingga dia
senantiasa berharap dan memohon
kebaikan hanya kepada-Nya semata. lalu
diikuti dengan syukur kepada-Nya dengan
menggunakan nikmat untuk taat kepada-
Nya. Dan seperti itu pula saat melihat hujan
turun. Wallahu Ta'ala A'lam...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar