Allah

Selasa, 29 Oktober 2013

Thirth Tinta Hitam Enggar


                                     TINTA HITAM ENGGAR 3

                                                         ( Lembaran Baru Enggar )
      Oleh : Syarif Hidayat


Seperti biasa, Enggar sedang membuka akun FB miliknya, mencari informasi yang sedang ramai dibicarakan di Internet. Ketika sedang asyik, tiba-tiba dia mendengar Adzan dari masjid Jami`.
Dia kini sendiri, tidak ada Shinta yang dulu setia menemani, kini pergi dengan pria lain. Namun dia percaya, akan ada yang lebih baik dari dia suatu saat nanti.
Siang itu, datang seorang wanita kerumahnya, ternyata wanita paruh baya itu ingin mengajak Enggar untuk bergabung dengan Suatu Ikatan Remaja Masjid di Masjid Jami`, “Melihat agenda kegiatan Enggar setiap hari ini, cocok sekali, dia punya akhlak yang baik” Ujar wanita itu.
Kemudian dia mulai bergabung di Ikatan Remaja Masjid tersebut. Ternyata menarik sekali, ada training motivasi remaja, outbond, main futsal, berenang, bahkan siaran radio remaja.
Setelah lama mengikuti kegiatan, dia kini jadi Ketua Umum di forum itu, Adapun sahabat-sahabat dekat Enggar seperti Fathur, anak yang gokil, Fauzi, anak yang pintar di bidang agama, Schmid, anak yang suka nyeleneh,Nanda si anak motor, Yoga, dia baru bergabung.
Sedikit ringkasan, Masjid Jami’ adalah masjid terbesar di kota, Masjid ini sentral dari masjid-masjid lain. Ada Museum Islam, Perpustakaan Islam, dan Laboratorium Islam. Setiap Bulan, setiap minggu selalu ada pengajian akbar. Termasuk Bulan Syakban ini, Anak-anak IRJAMI (Ikatan Remaja Masjid Jami) punya proyek besar mengadakan Festifal Penyambutan Bulan Suci Ramadhan, yang diikuti dari berbagai kota.
Singkat cerita, acara itu sukses, pemenangnya dari kota Solo, Demak dan Pekalongan, namun peserta lain yang tidak menang tetap diberi penghargaan dari para dewan juri, dewan jurinya pun adalah tokoh-tokoh besar, seperti Habib Al-Habsy, Kh Anwar Zahid, Kh Abdul Jalil.
Ramadhan pun tiba, bersama sahabatnya Enggar melakukan terawih bersama. Tidak terasa masa libur awal puasa berakhir, mereka sekolah sekarang, namun Fathur dan Schmid tidak bisa lagi bergabung karna mereka mondok di luar kota. Empat sekawan ini kini menjalani Ramadhan tanpa dua orang gokil itu.
Libur lebaran sudah dimulai, kini Fathur dan Schmid kembali, mereka berenam menikmati liburan mereka dengan terawih keliling dan iktikaf di masjid-masjid, namun ketika malam hari mereka belum tidur malah saling bercanda. Dan ketika saatnya iktikaf, mereka malah tidur, Ha...ha...ha.. :D Mereka juga melakukan Sahur bersama.
Hari semakin mendekati Lebaran, satu persatu kawan Enggar pergi mudik ke kampung halaman mereka masing-masing, begitu juga Enggar. Desa tempat kakek-nanak Enggar tinggal sangat rindang, setiap jalan dihiasi pohon yang membuat suasana menjadi sejuk. Desanya nyaman, bersih, namun aku belum berani megatakan AMAN.
Lebaran sudah tiba. Setelah Sholat Idul Fitri, semua orang bersilaturahmi, saling bermaaf-maafan. Namun keadaan berubah ketika Negara api menyerang, Ehh..salah.. Namun semua berubah ketika ada seorang anak tewas dengan tiket pesawat bertujuan PALESTINA.
Tiba-tiba saja ada 2 agen rahasia datang menemui Enggar, bertanya dan memberitahukan segala hal tentang Teoris Internasional yang masih buron. “Motifnya sederhana,dia mengajak remaja ke suatu forum dengan alasan jihad” katanya. “Lalu, dia akan mengajak menghancurkan Negeri Palestina, serta menghancurkan Al-Aqsa”, Kata agen yang satunya. “Intinya Dia adalah warga Israel yang ingin mengajak remaja Indonesia menghancurkan Palestina”, kata mereka kompak.
Enggar kaget sekali, kenapa ada orng seperti itu?. Akhirnya dia bergabung dengan mata-mata itu. Berkeliling ke semua daerah di Indonesia. Namun semua tempat telah di telusuri. hanya 1 tempat yang belum ditelusuri yakni Masjid Jami`.
Sebenarnya memang sudah ada isu di Masjid Jami` untuk para Remaja akan diadakan traveling ke timur tengah. Otomatis Mata-mata itu menelusuri Forum itu. Dengan luar biasa mata-mata ini menyelinap ke rumah Wanita yang mengajak Enggar, ternyata ada daftar nama yang terdapat di ruanganya, daftar nama itu akan diberangkatkan ke timur tengah, nama itu :
·        Fauzi
·        Fathur
·        Schmid
·        Nanda
·        Yoga
·        Dimas
·        Enggar
Apa benar dia teroris yang dicari?. Ketika hendak menelusuri lagi, mereka ketahuan oleh penjaga rumah wanita itu. Peperangan hebat 2 lawan 2 terjadi disana, untungnya mata-mata in selamat & berhasil kabur.
Pagi harinya, mereka melapor kepada Enggar dan para sahabatnya, mereka seperti tidak percaya akan dikirim ke palestina, untuk menghancurkan Palestina itu sendiri.
Hari Sabtu pun tiba, hari ini ada pertemuan rutin Remaja Masjid Jami`, yang dimana wanita itu jadi tentornya. Ketika itu juga datang helikopter FBI, CIA, & Interpol yang mengepung Masjid Jami` salah seorang keluar dari helikopter dan berkata “Dengar Nyonya Werber, anda sudah kami kepung”, lalu dia menjawab, “Apa salah saya?”, seketika tu juga mereka mengepung wanita itu.
Dengan semua bukti yang ada, wanita itu pun ditangkap bersama anak buahnya yang berjumlah 5 orang. Setelah terbang tinggi, salah 1 anak buah berkata, “kalian semua akan mati, masjid ini berisi banyak bom”, ucapnya tegas. Semua orang & para remaja panik berlrian keluar masjid. Para montir berdatangan untuk melepas bom itu, ternyata tidak bisa karna pakai mur titanium F3. Dan parahnya lagi bom ini diaktifkan dengan suara.
Para helikopter berdatangan kembali untuk menurunkan tersangka, untuk menghentikan bom, namun sayang diantara mereka termasuk wanita itu, tidak ada yang berhasil menghentikan bom itu.
Enggar kemudian berteriak “Aku au siapa pelakunya, yaitu dia!!!”, sambil menunjuk ke arah seseorang yang duduk bersandar di tiang masjid. “Apa? Bagaimana bisa aku??”katanya, “tentu saja kau, kau yang setiap hari mengawasi semua kegiatan disini, menginap disini dengan alasan yang tidak jelas!!, selain itu aku pernah lihat kau berbincang dengan wanita itu seputar israel, palestina, dan remaja disini!!” kata Eggar.
“Itu tidak mungkin, aku hanya seorang jaulah disini, membantu bersih-bersih disini” lanjut pria itu. “Ucapkan kata non-aktifkan sekarang!!”.kata Enggar. “Tidak aku bukan teroris!!”. Ujar pria. “Katakan!!!”, kata Enggar. “Bukan aku pelakunya!!” Ujarnya. Bom menunjukan waktu [00:04] “Ceeepppaaatt kaattaaakkkaann!!” kata enggar. “Aku bukan teroris, aku bukan pelakunya”. Ujar pria itu. Semua orang tercengang mendengar percakapan mereka. “katakan”kata Enggar, waku bom [00:01]. “Bukan aku pelakunya, non-aktifkan!!!”, ujar pria itu.
Bom pun berhenti tepat sebelum meledak. Pria itu akhirnya ditangkap para polisi Internasional itu, termasuk juga si wanita dan anak-anak buahnya. Kini IRJAMI benar-benar dibina oleh tentor-tentor ternama, seperti Om Mario, dan motivator yang lain.
Semenjak kejadian itu, Masjid Pusat ini bolak-balik masuk Tv, dan Enggar juga bolak-balik diwawancarai. Selain itu dia juga dapat penghargaan dari para polisi internasional dan 2 agan rahasia yang tidak pernah dilupakanya.

THE END..???

Tidak ada komentar:

Posting Komentar